RAPAT EKSPOSE MONEV TAHUN 2016


monev2

Pasir Pengaraian. – Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mengamanatkan Pengendalian dan Evaluasi terhadap pelaksanaan rencana pembangunan. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006, disebutkan bahwa monitoring merupakan suatu kegiatan mengamati secara seksama suatu keadaan atau kondisi, termasuk juga perilaku atau kegiatan tertentu, dengan tujuan agar semua data masukan atau informasi yang diperoleh dari hasil pengamatan tersebut dapat menjadi landasan dalam mengambil keputusan tindakan selanjutnya yang diperlukan. Tindakan tersebut diperlukan seandainya hasil pengamatan menunjukkan adanya hal atau kondisi yang tidak sesuai dengan yang direncanakan semula. Tujuan Monitoring untuk mengamati/mengetahui  perkembangan dan kemajuan,identifikasi dan permasalahan serta antisipasinya/upaya pemecahannya.

Sementara definisi Evaluasi merupakan Rangkaian kegiatan membandingkan realisasi masukan (input), keluaran (output), dan hasil (outcome) terhadap rencana.

Pada hari Rabu 28 Desember 2016 Acara ekspose Monev ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Rokan Hulu Bpk. Ir. DAMRI didampingi oleh Kepala Bappeda Rokan Hulu NIFZAR, SP, M. IP dan dihadiri seluruh SKPD, sekda mengharapkan seluruh SKPD melaporkan realisasi fisik dan keuangannya tepat waktu, terutama untuk SKPD Disdikpora, Dinkes mengingat per 1 januari 2017 Rokan Hulu sudah menerapkan OPD Baru. Selanjutnya pada tanggal 31 Desember 2016 seluruh SPJ telah ditandatangani, mengingat pada bulan januari 2017 akan dilaksanakan pengukuhan eselon II, III dan IV ujar beliau.

Selanjutnya Kepala Bappeda NIFZAR, SP, M.IP  memberikan gambaran bahwa pada tahun 2017 ada 4 pembagian alokasi anggaran, 1) 20% untuk urusan pendidikan, 2) 10% untuk urusan kesehatan, 3) 10% untuk urusan pemerintahan dan 4) 10% untuk urusan pariwisata. Urusan pariwisata ini dipergunakan  menopang ekonomi kerakyatan, seperti dengan adanya wisata religi Islamic Centre Rokan Hulu maka ada kuliner khas rokan hulu, penginapan, transpormasi yang memadai serta informasi yang lengkap, ungkapnya.

Berdasarkan hasil laporan monev ada 10 (sepuluh) SKPD yang mendapat alokasi anggaran APBN Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total anggaran perubahan sebesar Rp. 91.850.365.000,- (Sembilan puluh satu milyar delapan ratus lima puluh puluh juta tiga ratus enam puluh lima ribu rupiah)(Mz)

monev3