Dukung Pengembangan Budaya Menulis, BAPPEDA gelar TOT untuk guru SMP/MTs se-Rohul

Wednesday, 25 Sep 2019, 04:59 PM 621 kali dilihat

Rokan Hulu. Rapat Koordinasi Kelitbangan Bidang Sosial Budaya dan SDM Tahun 2019 yang digelar, Rabu (25/9/2019) di Aula Bappeda Kabupaten Rokan Hulu dibuka secara resmi oleh Kabid Litbang dan Pengendalian Pembangunan BAPPEDA Rokan Hulu, Nelson, ST.

Dalam sambutannya, Nelson menyampaikan bahwa Rakor kelitbangan tahun 2019 yang mengusung tema Kiat / Strategi Menumbuh-kembangkan Budaya Menulis di Kalangan Siswa/i di Kabupaten Rokan Hulu merupakan bentuk dukungan Litbang Bappeda Rokan Hulu terhadap Pengembangan Budaya Menulis di Kabupaten Rokan Hulu.

Nelson berpendapat, peran guru sangat penting untuk mengembangkan budaya menulis terutama di lingkungan sekolah. “Melalui Rakor ini diharapkan bisa menambah ilmu dan motivasi bagi para guru dalam  membina siswa/i dalam meningkatkan kemampuan menulis. Jadi Rakor ini dimaksudkan menjadi ajang Training of Trainer (TOT) bagi peserta”, ujarnya dihadapan 58 guru SMP/MTs yg berasal dari 16 Kecamatan  se-Kabupaten Rokan Hulu

Rakor Kelitbangan Bidang Sosial Budaya dan SDM Tahun 2019 menghadirkan dua narasumber, Yulita Febriana dari Balai Bahasa Propinsi Riau dan Muhammad Amin, Wakil Pemimpin Redaksi Riau Pos.

Yulita Febriana dalam pemaparannya menerangkan tentang enam Kiat Menumbuh-kembangkan Budaya Menulis. Dimulai dari Populerkan Gerakan Membaca; Membuat Komunitas Menulis; Selenggarakan Pelatihan Menulis; Membuat Media untuk Menampung Karya; Mendatangkan penulis (terkenal); dan yang terakhir Membuat Lomba Menulis.

Selanjutnya, Muhammad Amin diawal pemaparannya mengungkapkan pentingnya motivasi menjadi penulis. “Banyak yang menulis hanya memiliki motivasi jangka pendek: uang, popularitas dan sebagainya” ucapnya.

Lantas bagaimana membangkitkan motivasi menulis yang lebih tahan lama? “Caranya adalah dengan menanamkan motivasi jangka panjang, yaitu motivasi yang mengharuskan kita untuk menulis walaupun kita tidak mendapatkan apapun. Motivasi jangka panjang ini antara lain adalah berbagi ilmu yang dilandasi semangat untuk beramal jariyah, investasi masa depan untuk anak cucu, dan catatan sejarah,” terang Amin yang juga pengarang novel berjudul Rumah Keduaku.

Sementara itu, PPTK kegiatan, Akmal Arif mengungkapkan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan dapat disusun konsep atau langkah-langkah dalam menggiatkan dunia kepenulisan di Kabupaten Rokan Hulu. “Litbang Bappeda sudah lama memimpikan sekolah-sekolah di Rokan Hulu mampu terlibat aktif dalam mengikuti lomba-lomba karya tulis baik tingkat Propinsi maupun Nasional. Seperti LKIR (Lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja) yang dilaksanakan setiap tahun oleh LIPI. Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah meningkatkan peran guru dan juga peran komunitas penulis,” terang Akmal saat berbicara sebagai moderator.

Tags: