Gelar Rapat Forum TJSP, Bupati Rokan Hulu Tanda Tangani Nota Kesepakatan TJSP dengan Dunia Usaha se Kabupaten Rokan Hulu

Wednesday, 02 Oct 2019, 08:24 AM 625 kali dilihat

Pasir Pengaraian - Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman, membuka rapat forum tanggung jawab sosial perusahaan (TJSP) yg dilaksanakan di Sapadia Hotel Pasir Pangaraian, Selasa (1/10/2019). Rapat yang dihadiri Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra ST, perwakilan seluruh perusahaan se-Kabupaten Rohul, Kepala OPD, LSM, perwakilan dari Universitas Pasir Pengaraian dan Mahasiswa serta  Tokoh Adat LAMR Rokan Hulu ini bertemakan "Sinergitas Antara Pemerintah Daerah dan Dunia Usaha Dalam Pembangunan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat".

Rapat Forum TJSP ini diprakarsai oleh Bidang Perencanaan Pembangunan Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rohul, mengundang narasumber dari Scale Up (M. Rawa L Amady) dan Bappeda Pelalawan (Arizon).

Di Forum TJSP, Bupati Rohul ‎Sukiman‎ mengatakan mengingat jumlah penduduk Kab. Rokan Hulu yang cukup banyak dan luas wilayah yang besar serta keterbatasan anggaran yang kita miliki, tentunya perlu kebersamaan dalam membangun Rokan Hulu.

Bupati Sukiman menjelaskan bahwa perusahaan selama ini sudah banyak memberikan CSR nya kepada masyarakat namun belum secara keseluruhan melaporkan program kegiatan yang telah dilaksanakan kepada pemerintah daerah, sehingga pemerintah daerah mengalami kesulitan dalam melakukan evaluasi. Bupati berharap kedepannya dunia usaha senantiasa berkoodinasi dengan Sekretariat Forum TJSP Kabupaten Rokan Hulu, sehingga sinergitas antara pemerintah daerah dan dunia usaha dapat terlaksana dengan baik.

Pembiayaan melalui TJSP atau CSR yang pada BUMN, BUMD, Perusahaan swasta, perbankan, tentunya dapat mensinergikan program kegiatan TJSP dengan rencana pembangunan yang tertuang di dalam RPJMD dan RKPD, serta dapat mempedomani Peraturan Daerah Kabupaten Rokan Hulu Nomor 2 Tahun 2015 tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Peraturan Bupati Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Perda Nomor 2 Tahun 2015.

Kepala Daerah mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih  kepada perusahaan yang telah ikut berperan dalam pembangunan di Kabupaten Rohul, dunia usaha yang telah membantu perbaikan jalan, jembatan, tempat parkir‎,‎ sekolah, fasilitas kesehatan, dan lainnya. PT. Bank Riau Kepri merupakan salah satu dari dunia usaha yang telah memberikan sumbangsihnya kepada Kab. Rokan Hulu dalam hal pembangunan Ruang Terbuka Hijau dengan dana sebesar Rp. 400 Jt. Dan perusahaan dipersilahkan untuk memasang logo perusahaan di fasilitas yang dibangun oleh perusahaan sebagai wujud dari penyaluran TJSP sehingga bisa diketahui oleh masyarakat. Beliau juga menegaskan agar tidak ada ‘intervensi’ dari pihak kecamatan maupun desa ke perusahaan. Dan pemerintah tidak melakukan pengelolaan dana CSR, melainkan memberikan kebebasan kepada perusahaan untuk melaksanakan pembangunan/penyaluran dana CSR nya, akan tetapi harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan Bappeda selaku koordinator Forum TJSP terkait lokasi dan spesifikasi teknis pekerjaan.

Acara pembukaan Rapat Forum TJSP diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kab. Rokan Hulu dengan Dunia Usaha se Kabupaten Rokan Hulu. Dari 9 point yang disepakati, diantaranya adalah sebagai berikut : Pemerintah Daerah berkomitmen melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, guna menyusun konsep Pembangunan Daerah yang dijadikan pedoman pelaksanaan TJSP oleh perusahaan setiap tahunnya dan dunia usaha berkomitmen untuk membantu Pemerintah Daerah dalam hal pembangunan sebagai wujud dari TJSP.

Kepala Bappeda Kabupaten Rohul Nifzar. SP., M. IP,  mengatakan maksud dan tujuan dilaksanakan Rapat Forum TJSP ini adalah dalam rangka koordinasi untuk mensinergikan penyelenggaraan TJSP/CSR  serta mengoptimalkan peran serta masyarakat terutama pelaku usaha (perusahaan) dalam mendukung percepatan pembangunan. Kepala Bappeda berharap, dari rapat forum yang melibatkan seluruh stakeholder yang ada, mulai pemerintah, DPRD Rokan Hulu, akademisi, LSM sampai para pimpinan perusahaan ini akan didapat satu pemahaman terkait dengan tanggung jawab sosial perusahaan dalam rangka mensinergikan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Rokan Hulu.

Menurut Kepala Bappeda, perusahaan sebenarnya sudah melaksanakan program TJSP atau CSR, hanya saja belum terarah atau belum terkoordinir baik. Diharapkan CSR yang disalurkan dapat menuntaskan persoalan-persoalan atau masalah-masalah kesejahteraan sosial di lingkungan perusahaan. Jadi mereka sudah melakukan menyalurkan CSR secara rutin dan tepat sasaran dan secara bersama-sama yang sesaui dengan kemampuannya, dipastikan dapat menjadi sumber pendanaan yang signifikan untuk menyelesaikan pembangunan di Rokan Hulu.

Pada acara tersebut, Ketua DPRD terpilih, Novliwanda Ade Putra, ST berharap Rapat Forum ini harus menghasilkan rekomendasi yang konkrit. TJSP ini harus dikelola secara benar dan tidak ada lagi pungutan-pungutan lainnya yang menyebabkan CSR Perusahaan yang tidak tepat sasaran. Dengan terkelolanya TJSP ini akan terbentuk hubungan yang baik antara masyarakat dan perusahaan. (Mz)

Tags: